WHO Desak Indonesia Stop Gunakan Obat Malaria untuk Pasien Covid 19

Subtitle goes here

By:

Mei 28, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Indonesia menjadi sorotan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), karena menggunakan dua jenis obat malaria, sebagai obat untuk pasien virus corona covid 19. WHO dengan tegas mendesak Indonesia segera menghentikan penggunaan obat tersebut.

Obat tersebut adalah chloroquine dan hydroxychloroquine. WHO diketahui batal menguji obat ini untuk mengobati pasien covid 19. Alasannya, kedua obat tersebut beresiko terhadap gangguan detak jantung hingga bisa menyebabkan kematian.

Erlina Burhan, dokter yang terlibat dalam menyusun pedoman perawatan Virus Corona baru dan merupakan anggota Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), mengonfirmasi larangan dari WHO tersebut.

Loading...

“Kami telah mendiskusikan hal ini dan masih ada perselisihan. Kami belum sampai pada kesimpulan,” katanya kepada Reuters.

Sementara itu, Stephen Nissen, ahli jantung dan kepala staf akademik di Miller Family Heart, Vascular & Thoracic Institute di Cleveland Clinic, Amerika Serikat, mengaku terkejut mendengar Pemerintah Indonesia pernah merekomendasikan penggunaan obat tersebut.

“Kita tahu produksi obat ini langka, namun dapat menimbulkan efek samping penyakit kardiovaskular yang sangat berbahaya, yaitu gangguan detak jantung yang susah disembuhkan,” kata dia.

“Jadi, ide untuk memberikan obat ini kepada pasien secara rutin berdasarkan pada bukti [efektivitas] yang tipis sangatlah tidak masuk akal,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Jane Quinn, peneliti farmakologi di Charles Sturt University di Australia mengatakan obat anti-malaria dapat menimbulkan dampak yang lebih parah melihat dari profil enzim warga Indonesia.

“Melihat bukti yang sudah ada dari [profil enzim] global, populasi Indonesia sebenarnya kurang efisien dalam memecahkan klorokuin dan hidroksiklorokuin ini,” kata Jane.

Menurutnya, bagi orang Indonesia, obat ini justru kemungkinan menurunkan efektivitas pengobatan lainnya dan menimbulkan racun.

0 Comment

Leave a Comment