Trump Ngamuk Facebook dan Google Dikutip Pajak, Indonesia Jangan Takut

Subtitle goes here

By:

Juni 04, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Rencana Indonesia membidik sumber pajak dari perusahaan besar luar negeri yang berada di bidang digital, seperti Google, Zoom, Facebook, Netflix, nampaknya mendapat tentangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengatakan, memburu pajak perusahaan tersebut juga banyak dilakukan negara lain. Aksi sejumlah negara tersebut yang membuat Donald Trump ngamuk. Trump merasa, pungutan tersebut tergolong diskriminasi dan negara tersebut mengeruk pendapatan perusahaan-perusahaan tersebut.

Sementara itu, pengamat pajak dari DDTC Bawono Kristiaji menyarankan pemerintah untuk tetap melakukan pemungutan pajak terhadap perusahaan raksasa tersebut.

Loading...

“Perlu kita pahami bahwa investigasi dan protes AS lebih kepada pengenaan PPh dan bukan PPN. Indonesia lanjut saja dalam pengaturan PPh atau PTE tersebut, nanti jika telah ada konsensus baru kita sesuaikan,” ujar Bawono, Kamis (4/6/2020)

Dijelaskannya, resiko intervensi AS bisa diminimalisir dengan mendesain ketentuan teknis yang obyektif dan tidak hanya menyasar raksasa digital asal AS semata.

“Pemerintah, katanya, hanya perlu merumuskan aturan itu secepatnya. Risiko intervensi AS bisa diminimalisir dengan mendesain ketentuan teknis yang obyektif dan tidak menyasar raksasa digital asal AS semata,” pungkasnya.

0 Comment

Leave a Comment