Seorang Pemuda Terciduk CCTV Lagi Nyuri Celana Dalam di Minimarket

Subtitle goes here

By:

Mei 20, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Tindak kriminal semakin marak terutama aksi pencurian di tengah pandemi Covid 19. Seperti yang terjadi disalah satu minimarket di Jalan Wahid Hasyim, Palembang, Sumatera Selatan.

Informasi yang dihimpun, terungkapnya pencurian ini berawal dari keresahan karyawan minimarket yang merasa stok barang mereka terus berkurang.

“Kami curiga karena beberapa stok barang terus berkurang, namun jumlah uang yang masuk tidak sesuai,” ucapnya, Selasa (19/5/2020).

Loading...

Barang-barang yang hilang seperti sampo, krim pembersih wajah hingga celana dalam pria. Kurangnya jumlah stok barang yang dipajang, kerap kali terjadi. Sehingga Ani dan rekan-rekannya yang harus bertanggungjawab alias mengganti barang yang hilang tersebut.

Karena penasaran dengan hilangnya beberapa produk tersebut, para karyawan minimarket di Palembang tersebut langsung melihat rekaman CCTV di berbagai sudut ruangan.

“Kalau di rekaman CCTV, dia (pelaku) seorang pemuda, itu awalnya ngambil sampo dulu. Lalu mengambil celana dalam pria dan krim pembersih wajah,” ucapnya.

Modus pemuda ini mencuri adalah memanfaatkan situasi ramai pembeli, sehingga karyawan lengah dan disitulah pelaku beraksi tanpa diketahui.

“Teman saya ada yang sempat lihat orang yang pake baju kaos warna hitam itu. Tapi kami tidak curiga, karena sibuk juga melayani pembeli,” katanya.

Dari hasil rekaman CCTV tersebut, ada dua orang pria yang diduga merupakan komplotan pencurian di minimarket di Palembang tersebut.

Satu orang pemuda tersebut bertugas menunggu di parkiran, sementara pemuda lain mengeksekusi barang-barang di dalam minimarket tersebut.

“Sebelumnya sudah sering yang maling di sini, tapi tidak kami laporkan ke polisi. Terpaksa saya dan rekan-rekan menggantinya, bahkan hingga jutaan rupiah total harga barang yang hilang,” katanya.

Kapolsek Seberang Ulu I Kompol Mario Ivanry mengimbau masyarakat yang mengalami, merasakan atau menyaksikan tindak kejahatan, untuk segara melapor ke polisi.

“Kalau tidak melapor, bagaimana kami bisa segera tahu. Jadi kami imbau untuk segera melapor ke polisi, ketika mengalami atau mengetahui aksi kriminal,” ucapnya.

0 Comment

Leave a Comment