Pura-pura Jadi Korban Begal, Emak-emak di Medan Nekat Potong Jari Sendiri Demi Klaim Asuransi

Subtitle goes here

By:

Mei 15, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Ada-ada saja kelakuan manusia di zaman sekarang ini. Kali ini hal yang sebenarnya tak masuk akal dilakukan seorang wanita asal Medan bernama Erdiana boru Sihombing. Dirinya diduga nekat memotong empat jarinya hingga putus, yang kemudian membuat laporan palsu kalau dirinya menjadi korban begal.

Untung polisi mengetahui modus Erdiana, dan langsung menjadikannya tersangka kasus laporan palsu. “Kejadian sebenarnya adalah Ibu Erdina Sihombing memotong jarinya sendiri dengan parang,” kata Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin, Jumat (15/5/2020).

Martuani mengklaim aksi itu diduga dilakukan karena motif ekonomi. Erdina diduga nekat memotong jari demi klaim asuransi.

Loading...

“Motifnya adalah karena tekanan ekonomi dan dililit hutang agar mendapat klaim asuransi,” ungkap Martuani.

Erdina kemudian disebut mengarang cerita kalau dirinya menjadi korban begal di Jalan AR Hakim Medan pada Jumat (1/5/2020) sehingga jarinya putus dan kehilangan uang Rp 4 juta. Martuani mengatakan Erdina diduga memotong jarinya agar penyidik percaya.

“Agar meyakinkan penyidik bahwa dia memang dibegal,” tuturnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait laporan Erdina soal begal tersebut. Setelah dicek, tak ada aksi begal seperti yang dimaksud Erdina.

“Yang pasti ini adalah kasus pertama di lingkungan Polda Sumut dan saya bersyukur para penyidik tidak bisa ditipu,” pungkasnya.

0 Comment

Leave a Comment