25 C
Medan

Pengertian Nasionalisme, Prinsip, Sikap dan Tujuan Nasionalisme

Sebagai warga negara sikap nasionalisme wajib ada dalam diri kita, sikap nasionalisme merupakan salah satu bentuk cinta atau penghargaan sebagai warga negara terhadap negaranya. Namun sudah tahukah apa arti dari nasionalisme itu sendiri? Di bawah ini penjelasannya.

Nasionalisme merupakan sikap politik dari masyarakat suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian masyarakat suatu bangsa tersebut akan merasakan adanya kesetian yang mendalam terhadap bangsa itu sendiri.

Sedangkan menurut Wikipedia Indonesia nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan nasional. Nasionalisme juga berarti rasa ingin mempertahankan negaranya baik dari internal maupun dari eksternal.

Secara garis besar nasionalisme merupakan paham untuk mencintai tanah air. Ada beberapa bentuk nasionalisme yang sangat penting untuk dipelajari, di antaranya:

1. Nasionalisme Kewarganegaraan (Nasionalisme Sipil)

Merupakan sikap nasionalisme atau rasa mencintai dan menghayati suatu negara yang ditempatinya serta menyamakan segala tujuan dan cita-cita yang di bangun oleh bangsa tersebut. Contoh nasionalisme kebangsaan adalah menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan serta mendapat kebenaran politik yang didapat dari partisifasi aktif masyarakatnya.

2. Nasionalisme Etnonasionalisme (Etnis)

Nasionalisme etnonasionalime atau etnis merupakan nasionalisme yang mendapat kebenaran politik dan budaya atau atau golongan masyarakat tertentu. Dimana suatu masyarakat dalam negara memiliki golongan atau sifat turun-temerun dari nenek moyangnya. Maka selain rasa mencintai negaranya ia juga memiliki sikap melindungi golongan atau etnis yang ia pegang. Contoh sederhananya seperti ini, Manto adalah keturunan jawa dilahirkan dari tanah jawa maka ia tidak menghilangkan identitas diri, ia tetap menggunakan atau melindungi adat istiadat dari tanah jawa. Sebetulnya hal ini menarik karena dengan begitu munculah keberagaman dalam suatu bangsa atau negara.

3. Nasionalisme Organik

Nasionalisme organik bisa disebut juga nasionalisme romantik yang merupakan suatu paham dimana negara memperoleh kebenaran politik secara alamiah dari suatu bangsa atau ras. Paham nasionalisme ini lebih menitik beratkan kepada ras atau suku suatu golongan.

4. Nasionalisme Budaya

Nasionalisme budaya merupakan negara dimana memperoleh kebenaran politik serta budaya bersama  namun tidak memiliki sifat turun temurun, seperti warna kulit.

5. Nasionalisme agama

Merupakan paham dimana negara mendapat legitimasi politik berdasarkan persamaan agama dalam suatu negara tertentu.

Prinsip – Prinsip Nasionalisme

Nasionalisme memiliki beberapa prinsip, antara lain sebagai berikut.

1. Prinsip Kesatuan dan Persatuan

Setiap warga negara harus mampu mengesampingkan ego pribadi demi menjaga nama baik bangsa dan menjaga keutuhan bangsa jangan sampai terjadi perpecahan.

2. Prinsip Demokrasi

Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk itulah diperlukan sikap saling menghargai. Dan bersama-sama menjunjung martabat bangsa.

3. Prinsip Kebersamaan

Menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan sendiri di waktu-waktu tertentu yang memungkinkan warga negara harus rela berkorban untuk bangsanya.

Sikap Nasionalisme

Berdasarkan pengertian di atas ada beberapa contoh nasionalisme yang erat hubungannya dengan kehidupan sehari-hari sebagai makhluk sosial, di antaranya:

  1. Sama-sama menjaga ketertiban umum
  2. Sama-sama menjaga kebersihan dan keindahan fasilitas umum
  3. Melestarikan lingkungan alam Indonesia, di mulai dari hal terkecil misalnya tidak mencabut tanaman yang dilindungi oleh negara dan tidak memburu binatang yang dilindungi.
  4. Mematuhi segala hukum dan peraturan pemerintah
  5. Mengurangi pemakaian produk luar negeri
  6. Lebih suka menggunakan produk lokal
  7. Bersikap dengan mencerminkan kebangsaan
  8. Memiliki akhlak baik berdasarkan agama-agama yang di anut dan saling menghargai perbedaan
  9. Peduli pada lingkungan sosial dan negara
  10. Memiliki sikap gotong royong

Tujuan Nasionalisme

Nasionalisme memiliki beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut.

  1. Menjaga kesatuan masyarakat suatu negara
  2. Sebagai kekuatan negara
  3. Menghilangkan ekstremisme yaitu suatu tuntutan dari warna negara atau kelompok tertentu
  4. Terciptanya rasa memiliki dan mencintai negara
  5. Terjalinnya kekompakan antar sesama warga negara
  6. Membakar semangat suatu masyarakat dalam negeri untuk berani berperang melawan musuh

Kita bisa menerapkan sikap nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari dimulai dari hal terkecil sebagaimana disebutkan di atas. Lantas bagaimana awal mulanya faham nasionalisme bisa terlahir dalam suatu bangsa. Simak uraiannya berikut ini.

Hal-hal yang Mendorong Lahirnya Sikap Nasionalisme

  1. Adanya campur tangan negara lain terhadap suatu negara
    Negara jajahan atau negara yang pernah dijajah akan terbakar semangatnya menyatukan kekuatan dalam membela tanah air, maka sikap nasionalisme mengalir dalam darah mereka.
  2. Adanya kecenderungan merasa bahwa sama-sama berada di bawah bendera yang sama atau golongan yang sama
  3. Adanya dorongan kuat dari beberapa masyarakat atau kelompok untuk mendapatkan hak-haknya.
  4. Dan yang terakhir karena sama-sama berada dalam satu wilayah tertentu yang menjadi satu kelompok saling merasa mengasihi dan memiliki.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,823FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles