Pengertian Doa Makkiyah dan Madaniyah

Subtitle goes here

By:

Februari 10, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Pengertian Doa Makkiyah dan Madaniyah
Loading...

Al-qur’an merupakan wahyu yang diturunkan kepada Nabi akhir zaman yakni Nabi Muhammad Saw., dan kita sebagai umat Rasulullah diwajibkan meyakini kebenaran dari kitab Al-qur’an yang terdiri dari 30 juz, 114 surat dan 6.666 ayat.

Ayat-ayat dalam Al-qur’an diturunkan secara berangusr-angsur sebagai petunjuk. Allah Swt., berfirman dalam Qur’an surat Al- Isra ayat 106:

وَقُرْآنًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًا

Loading...

Latin: “Waqur’anaa faraqnaa hu litaqra-ahu ‘alaan naasi a’laa mukhsin wanazzalnaa hu tanziilaa.

Artinya: “Dan Al-qur’an itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacanya perlahan-lahan kepada manusia dan kami menurunkannya bagian demi bagian.”

Ayat-ayat dalam Al-qur’an dibagi menjadi dua jenis yaitu surat Makkiyah dan surat Madaniyyah. Makkiyah merupakan ayat-ayat Al-qur’an yang diturunkan sebelum Rasulullah Saw., hijrah ke Madinah dengan kata lain ayat-ayat Makkiyah diturunkan di Mekkah meski tidak semua diturunkan di Mekkah.

Sedangkan ayat-ayat Madaniyyah adalah ayat-ayat yang diturunkan setelah Rasulullah Saw., hijrah ke Madinah meski tidak semua ayat Madaniyyah diturunkan di Madinah, yang jelas disebut ayat Madaniyyah berarti Rasulullah telah berhijrah.

Lantas apakah yang membedakan surat Makiyyah dan Madaniyyah, simak uraiannya di bawah ini:

Umumnya surat-surat Makkiyah meliki ayat-ayat yang pendek dan memiliki kandungan makna tentang akidah dan tauhid sedangkan surat Madaniyyah memiliki ayat-ayat yang panjang dan kandungan maknanya lebih kepada hukum-hukum (ibadah dan mu’amalah), kisah-kisah orang mukmin, kaum muhajirin, kaum anshar dan ahli kitab serta orang-orang munafik (kebanyakan mengisahkan orang).

Contoh ayat Madaniyyah yang mengisahkan orang munafik terdapat dalam Qur’an surat At-Taubah ayat 73:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Latin: Yaa ayyuhaan nabiyyu jaahidil khuffaara walmunaafiqiina waghludh’alaihim, wama’wahaahum jahannamu wabi’sal mashiir.

Artinya: “Wahai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka (orang kafir dan munafik) adalah jahannam dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.

Ada beberapa faedah mengetahui perbedaan antara surat-surat Makkiyah dan Madaniyyah diantaranya:

  1. Mengetahui bahwa Al-qur’an diturunkan secara berangsur-angsur berdasarkan kejadian atau perkara pada zamannya dahulu, hal ini di maksudkan agar mudah diterima dan dipahami.
  2. Sadar akan keindahnya kitab Al-qur’an dan ayat-ayat di dalamnya serta kandungan maknanya.
  3. Memberi arahan kepada para pendakwah agar dalam menyampaikan syiar islam ada beberapa gaya bahasa sebagai mana Al-qur’an (secara tegas maupun lemah lembut) disesuiakan dengan kondisi) agar lebih bisa diterima.

 Wallahu a’lam bish-shawabi

0 Comment

Leave a Comment