Duh! Pukuli Pelaku Begal Hingga Tewas, Dua Warga Serpong Ditetapkan Sebagai Tersangka

Subtitle goes here

By:

Mei 13, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Duh! Pukuli Pelaku Begal Hingga Tewas, Dua Warga Serpong Ditetapkan Sebagai Tersangka
Loading...

Kejahatan jalanan di saat pandemi corona (covid 19) di Indonesia semakin meningkat. Bahkan, pelaku tak segan-segan untuk melukai bahkan menghabisi korbannya, hingga nyawa melayang.

Seperti yang diketahui bersama, salah satu kejahatan jalanan adalah begal. Maka dari itu, banyak masyarakat yang kesal sehingga jika begal tertangkap basah, tak segan-segan untuk main hakim sendiri, hingga menyebabkan pelaku tewas.

Hal ini menimpa dua warga berinisial A (40) dan S (30). Mereka berdua ditetapkan sebagai tersangka, karena main hakim sendiri kepada pelaku begal hingga tewas. Kejadian ini terjadi di Perumahan Taman Crysan, Ciater, Serpong, Tangsel, Jumat (8/5/2020) sekitar pukul 00.30 Wib.

Loading...

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan mengatakan korban merupakan pelaku begal yang meninggal dunia berinisial MB (37). Korban melakukan begal terhadap sepeda motor milik RI.

“Pada saat korban (RI) sedang berada di TKP (tempat kejadian perkara), tiba-tiba pelaku MB bersama satu orang kawannya langsung meminta secara paksa kunci kontak sepeda motor, dan mengambil alih kemudi sepeda motor,” kata Iman di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (11/5/2020).

“Setelah itu korban langsung berteriak dan meminta tolong kepada orang disekitar. Korban MB berusaha melarikan diri ke arah Tandon sedangkan kawannya melarikan diri dan tidak tertangkap warga,” lanjutnya.

Begitu tertangkap, massa yang telah berkerumun langsung mengeroyok MB hingga video pengeroyokan itu tersebar luas di media sosial.

“MB berhasil diamankan oleh warga kemudian datanglah dua orang warga A (40) dan S (30) bersama massa ke TKP dan melakukan pengeroyokkan,” jelas Iman.

“Kemudian warga menyerahkan MB kepada Polsek Serpong dalam keadaan luka parah dan langsung dibawa ke RSUD untuk melakukan pengobatan.

Namun, saat mendapatkan perawatan medis MB meninggal dunia,” tandasnya.

Akibat itu Polres Tangsel mengamankan S dan A sabagai pelaku pengeroyokan. Kurungan maksimal di atas 5 tahun penjara karena keduanya dikenakan Pasal 170 KUHP.

0 Comment

Leave a Comment