Dituduh Sebagai Pelakor, Bidan di Mamuju Dipukuli Istri Brimob

Subtitle goes here

By:

Juni 01, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Perempuan yang mengaku istri anggota Brimob Polda Sulbar, menghajar seorang bidan berinisial M yang bertugas di Poskesdes Desa Kalukku Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. perempuan tersebut menghajar bidan tersebut karena menganggap bahwa bidan itu sebagai pelakor.

Peristiwa ini terekam video, dan menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang perempuan terus memukuli bidan tersebut menggunakan helm sambil menjambak rambut korban. Jaritan tangis korban juga terdengar dalam video tersebut.

“Suamiku diambil, yang polisi, Brimob,” ujar perempuan itu saat ada yang bertanya penyebab dia menganiaya bidang itu.

Loading...

Dalam rekaman video yang beredar, istri polisi ini tampak dibantu oleh dua temannya. Sementara anak korban menangis histeris melihat ibunya dipukuli tanpa ampun. Saat bidan tersebut mencoba menghentikan aksi pelaku dan menenangkan anaknya yang menangis, pelaku malah semakin mengamuk. Dia tetap menarik rambut sang bidan.

“Biar, biar, rasakan, biar dilihat anakmu, ini wajahnya,” kata pelaku menunjukkan wajah bidan, sambil menarik rambutnya.

Sang bidan yang dipukuli tidak memberikan perlawanan. Dia juga berkali-kali menyebut tuduhan perempuan itu tidak benar. Dia tidak ada hubungan dengan suaminya yang bertugas di Brimob Polda Sulbar.

Namun, pelaku tidak percaya. Aksi perempuan itu malah semakin membabi buta. Dia mencoba menginjak kepala si pelakor. Beruntung warga yang berada di sekitar poskesdes mengetahui kejadian itu dan langsung melerai aksinya yang dinilai sudah keterlaluan. Namun, pelaku sempat masih berusaha meneruskan aksinya dibantu dua temannya. “Biarkan, biar dirasain, suamiku diambil,” teriaknya.

Kepala Puskesmas Tampa Padang Subhan membenarkan kejadian itu. Sebelum menganiaya bidan yang bertugas di poskesdes, perempuan itu mendatangi dirinya.

“Dia mengatakan kepada saya, bahwa ada petugas bapak seorang bidan, dia sebutkan namanya bidan M, mengganggu suaminya. Suaminya seorang anggota Brimob Polda Sulsel yang bertugas di Mamuju. Saya sangka setelah itu mereka pulang, ternyata bidan itu dianiaya,” kata Subhan, Senin (1/6/2020).

Subhan mengaku sangat menyayangkan kejadian itu. Tindakan yang dilakukan oleh istri seorang oknum anggota polisi itu dinilai telah merusak nama baik institusi kesehatan Kabupaten Mamuju karena telah mengamuk dan memukuli seorang bidan yang sedang bertugas di poskesdes.

“Tindakannya jelas merusak citra institusi. Seorang bidan yang sedang bertugas dianiaya. Bahkan, bidan itu sendirian menghadapi tiga orang sekaligus,” katanya.

Akibat penganiayaan yang dialaminya, saat ini bidan berinisial M tersebut dalam kritis dan dirawat di Rumah Sakit Manakarra.

0 Comment

Leave a Comment