Belum Kirim Foto Meteran Listrik? Siap-siap Tagihan Bengkak

Subtitle goes here

By:

Mei 28, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Loading...

Bagi pelanggan setia PLN, kemarin, Rabu (27/5/2020), adalah hari terakhir bagi untuk mengirimkan foto pencatatan listrik ke PLN melalui aplikasi WhatsApp Messenger (WA) PLN 123 dengan nomor 08122123123.

Hal ini penting, karena pelaporan mandiri bakal menjadi prioritas dalam perhitungan rekening listrik. Jadi, kalau anda belum mengirimkan foto pencatatan listrik, jangan menyesal kalau tagihan anda bakal membengkak.

“Jadi kalau pelanggan mengirimkan angka stand kWh meter dan kami nyatakan valid, kami akan menggunakan laporan tersebut sebagai dasar perhitungan rekening. Meskipun petugas catat meter mengunjungi rumah pelanggan,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, Rabu (27/5/2020).

Loading...

“Jika demikian (tidak mengirim foto meteran listrik) kami akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar tagihan rekening listrik,” tegas Bob.

Hal ini bisa berimbas kepada lonjakan tagihan listrik seperti awal Mei lalu. Pasalnya, PLN hanya menghitung rata-rata kepada semua pelanggan, disebabkan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pembayaran listrik dapat dilakukan di mana saja tanpa harus mendatangi kantor PLN. Di antaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya. Bisa juga melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan lainnya.

Apabila Anda lupa membaca meter mandiri untuk bulan ini, masih ada bulan depan dan seterusnya. Pastikan mengirimkan angka stand dan foto kWh meter di tanggal 24-27 setiap bulannya karena di luar tanggal itu maka tidak akan dijadikan dasar perhitungan tarif listrik.

Untuk melakukan caranya cukup mudah, pelanggan diminta menghubungi nomor WhatsApp (WA) PLN yakni 08122123123. Mulailah obrolan dengan ketik ‘Halo’ dan ‘2’ untuk melakukan baca meter mandiri.

“Setelah itu nanti akan ada informasi yang diberikan. Baca dulu informasi yang muncul,” kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, Rabu (27/5/2020).

Lalu pelanggan diminta masukkan ID pelanggan yang terdapat di mesin kWh untuk bisa melanjutkan proses baca meter mandiri. Setelah itu ketik angka stand kWh meter.

Jangan lupa kirimkan beserta foto kWh meternya. Di sini angka stand kWh harus jelas agar bisa dibaca dan dinyatakan valid oleh pihak PLN.

0 Comment

Leave a Comment