26 C
Medan

Apa Itu Investasi? Jenis – Jenis, Tujuan, Manfaat dan Ragam Risiko Investasi

Investasi tampaknya sudah menjadi “hobby” baru di masyarakat, khususnya anak muda. Dalam upaya mengimbangi banyaknya investor, investasipun kian giat memberikan pilihan menarik. Investasi bisa dilakukan mulai dari bidang properti, kuliner, gaya hidup bahkan hal-hal yang lain.

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari investasi, apa lagi bagi Anda yang hendak memulai berinvestasi. Untuk menbantu Anda lebih memahami inveastasi, beikut kami ulas mulai dari jenis, tujuan, manfaat hingga resiko investasi.

Jenis – Jenis Investasi

Investasi memiliki ragam jenis yang umum di lakukan dalam dunia bisnis antara lain sebagai berikut:

Deposito

Deposito merupakan investasi berupa penanaman suatu modal dalam bentuk simpanan uang kepada suatu perusahaan. Deposito memberikan jaminan investor akan menerima suatu keuntungan berupa bunga dalam jangka waktu yang sudah disepakati. Investasi dalam jenis ini dibedakan menjadi deposito berjangka dan sertifikat deposito.

Saham

Bisa dikatakan bahwa saham adalah investasi yang paling umum dilakukan pada suatu perusahaan–perusahaan besar. Bisa diartikan bahwa saham merupakan bentuk lain dari aset suatu perusahaan.

Misalnya, Anda memiliki saham 10% perusahaan A. Artinya Anda akan memiliki aset setengah dari total aset yang dimiliki perusahaan tersebut. Saham sendiri umumnya dibuat dalam bentuk suatu surat berharga yang menunjukkan kepemilikan dari investor.

Obligasi

Obligasi ialah istilah dalam dunia keuangan berupa pernyataan utang dari penerbit kepada pemegang beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya di tanggal jatuh tempo pembayaran.

Obligasi sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu obligasi konvensional dan obligasi syariah atau biasa dikenal dengan nama sukuk. Kedua jenis Obligasi ini dapat diterbitkan oleh korporasi maupun negara. Dengan periode atau jatuh tempo setiap instrumen investasi tersebut, bisa berbeda sebab tergantung jenis dan penerbitnya masing-masing.

Reksadana

Investasi Reksadana merupakan investasi bergerak melalui sistem memanfaatkan return, yang tentunya sangat membantu pemodal kecil. Sebab biasanya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu ataupun keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Maka tak heran jika reksadana diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Reksadana bisa dikatakan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal, dimana selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Investasi Properti

Investasi dalam bentuk property termasuk suatu investasi non riil. Sebab bukan berupa uang namun berupa bangunan seperti rumah, gedung atau apartemen. Bentuk investasi property bisa dikatakan paling menguntungkan, karena harga jual suatu properti jarang turun bahkan selalu naik.

Emas

Sama halnya dengan properti, investasi dalam bentuk emas cenderung lebih menguntungkan daripada bentuk investasi yang riil. Sebab, umumnya emas yang dapat diinvestasikan berupa emas batangan.

Tujuan Investasi Dalam Bisnis

Berangkat dari pengertian dan jenis investasi diatas, tentu setiap kegiatan akan berorientasi pada tujuan. Begitu pula dengan investasi sebagai kegiatan penanaman modal yang memiliki beberapa tujuan sebagai berikut:

  • Mendapatkan penghasilan tetap, sebab investor berhak mendapatkan beberapa persen keuntungan perusahaan secara rutin selama masih menanam modal di perusahaan tersebut.
  • Memperbesar usaha, sebab bentuk keuntungan berupa uang dapat digunakan untuk keperluan sosial, memperbesar usaha dan lainnya.
  • Jaminan Bisnis, jika menanam modal pada supplier sehingga Anda tidak kekurangan bahan baku dan terus memperoleh pasar untuk menjual produk.
  • Mengurangi persaingan antar perusahaan yang bergerak di suatu bidang yang sama.

Manfaat Investasi

Setelah memahami tujuan investasi yang telah disebutkan di atas, pasti menjadi pertanyaan besar prihal manfaat dari investasi itu sendiri. Adapun manfaat investasi dalam bisnis bermanfaat untuk diantaranya:

  • Meningkatkan asset, misalnya membeli suatu asset kemudian menjualnya di masa depan dengan nilai yang berkali-kali lipat dari harga saat membelinya.
  • Membentuk gaya hidup hemat, sebab dengan berinvestasi maka seseorang akan berupaya untuk dapat mengalokasikan uangnya untuk hal-hal penting saja.
  • Memenuhi kebutuhan di masa mendatang sebab sudah menerapkan hidup hemat, maka memiliki tujuan yang berorientasi untuk masa depan.
  • Upaya menghindari terjerat hutang piutang dengan suatu gaya hidup yang hemat dan hidup berorientasi masa depan, tentu saja seseorang akan terhindar dari masalah hutang.

Ragam Risiko Investasi

Walaupun memiliki banyak tujuan disertai manfaat yang epic, tentu investasi juga memiliki risiko yang harus di prediksi dan ditanggung oleh investor. Adapun beberapa risiko investasi adalah sebagai berikut:

  • Risiko Suku Bunga (Interest Rate Risk)
  • Risiko Bisnis (Business Risk)
  • Risiko Kredit (Credit Risk)
  • Risiko Taxability (Taxability Risk)
  • Risiko Penarikan (Call Risk)
  • Risiko Inflasi (Inflationary Risk)

Demikian ulasan kami mengenai investasi, muali dari pengertian, jenis, tujuan, manfaat hingga risiko investasi. Semoga ulasan kami membantu, khususnya bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,019FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles